Skip to main content

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.2 NILAI-NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK

 

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.2
NILAI-NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK

OLEH : VEBRIYANTI DWI ANGGRAINI, M.Pd
CGP ANGKATAN 7 / SMK NEGERI 2 MOJOKERTO


 

PERISTIWA

Moment yang paling menantang namun mencerahkan bagi saya adalah saat proses pembelajaran modul 1.1 tentang pemikiran Ki Hajar Dewantara dan modul 1.2 tentang nilai-nilai dan peran guru penggerak. Pada modul 1.1, guru harus berpedoman pada semboyan ing ngarso sang tulodho, ing madyo mangun karsa, tut wuri handayani. Guru harus menjadi tauladan yang baik bagi, selalu menuntun siswa menemukan ide-ide kreatifnya, dan selalu memberikan dukungan pada siswanya. Dalam modul 1.2, guru yang baik haruslah memiliki lima nilai dasar antara lain berpihak pada siswa, mandiri, kolaborasi, refleksi, dan inovatif. Koneksi antara modul 1.1 dan 1.2 adalah sebagai guru haruslah selalu berpihak pada siswa, mandiri, dapat berkolaborasi, selalu merefleksi diri, dan selalu berinovasi untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Guru harus selalu mengayomi siswanya dan selalu mendampingi siswa untuk menemukan kebahagiaan dan keselamatan dalam hidupnya. Dengan guru selalu merefleksi diri untuk menemukan kekurangan dan diiringi mengupdate pengetahuan secara mandiri, selalu berkolaborasi untuk menemukan solusi, dan berinovasi untuk membuat pembaharuan-pembaharuan maka pembelajaran berpihak pada murid yang sesuai dengan semboyan Ki Hajar Dewantara akan terwujud.

 

PERASAAN

Terbuka, senang, dan bersemangat. Tiga kata yang dapat menggambarkan perasaan setelah mempelajari modul 1.1 dan modul 1.2. Terbuka, artinya dengan mempelajari filosofi pemikiran Ki Hajar Dewantara dan Nilai-nilai dan peran Guru Penggerak membuat lebih paham bahwa pembelajaran yang menyenangkan akan sangat bermakna bagi siswa. Senang, dengan mempelajari modul 1.1 dan 1.2 secara Bersama-sama atau berkolaborasi, maka akan banyak ide, gagasan, dan pengetahuan dari rekan sejawat yang dapat diadopsi untuk menciptakan pembelajaran yang berpihak pada murid. Bersemangat, merupakan sebuah tindakan untuk selalu siap dan tertantang dalam melakukan perubahan yang lebih baik.

 

PEMBELAJARAN

Setelah mempelajari modul 1.1 dan modul 1.2, membuat lebih terbuka. Pada awalnya pemikiran mengenai tingkat pemahaman siswa dilihat dari skor dalam sebuah mata pelajaran adalah nilai penting. Namun, pembelajaran yang menyenangkan, yang berpihak pada murid, yang membuat murid nyaman dan senang, akan lebih meningkatkan motivasi belajar dan berdampak pada hasil belajar.

 

PENERAPAN KE DEPAN (RENCANA)

Pengembangan diri Yang dapat dilakukan untuk membantu menguatkan nilai nilai dan peran sebagai guru penggerak adalah dengan mengikuti webinar,workshop,pelatihan atau diklat untu meningkatkan kompetensi diri. Melakukan kolaborasi dengan rekan kerja dalam mendesain pembelajaran yang berpusat pada murid, membuat inovasi-inovasi untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa, serta selalu melakukan refleksi disetiap kegiatan untuk menemukan kekurangan dan melakukan perbaikan-perbaikan.

 

Comments

Popular posts from this blog

Latihan Penalaran 3

Latihan Penalaran 3. Studi Kasus Restaurant "MAKNYUS" Terdapat sebuah restaurant “ MAKNYUS” yang menyediakan menu paket makanan dan minuman. Berikut merupakan alur sistem yang diinginkan oleh Pemilik : 1.       Untuk memulai program, kasir harus menekan tombol bersih agar inputan transaksi sebelumnya hilang dan semua objek dalam program siap digunakan 2.       Pelanggan memilih paket makanan yang akan dibeli. Paket yang telah dipilih, rinciannya akan tampil dilayar 3.       Pelanggan menentukan jumlah menu yang dibeli dan tugas kasir adalah menginput jumlah beli sesuai dengan keinginan pelanggan. Dengan menekan tombol enter maka total harga yang harus dibayar oleh pelanggan akan tampil sesuai dengan kalkulasi harga paket 4.       Sebelum transaksi berakhir, maka pelanggan diperbolehkan untuk memilih tambahan minuman (es teh, es jeruk, atau fruittea) 5.       Ketika diinput jumlah minum...

Konsep class dan Object

Konsep Class Sebuah class menggambarkan ciri-ciri objek secara umum. Sebagai contoh kita memiliki objek Lamborghini yang merupakan bagian dari class mobil. Seb uah Class didalamnya harus terdapat method dan atribut. Method adalah tingkah laku/behavior atau segala action yang dilakukan terhadap objek tersebut. Sedangkan atribut adalah karakteristik dari sebuah objek tersebut. Atribut bisa juga disebut sebagai variabel.   Perhatikanlah gambar berikut:  Cara pendeklarasian class: Keterangan : Akses Modifier, merupakan pengaturan hak akses pada class tersebut, dengan adanya akses modifier maka akan menentukkan sejauh mana class tersebut dapat diakses class atau package yang lain. Keyword Class, keyword ini digunakan untuk membuat class. Class body merupakan tempat untuk meletakkan kontruktor, variabel, dan method. Contoh penulisan pembuatan class: Public class Mobil {     Private String merk;     Private String tipe; ...